SIKAP POSITIF BUKAN SEGALANYA

Banyak buku yang sering berkata bahwa sikap positif adalah segalanya. Ini yang membuat orang-orang bisa terjebak dalam sikap yang mencoba mengabaikan segala hal yang negatif dan bahkan suatu fakta. Menurut pendapat saya, istilah "sikap positif" sering disalahgunakan dan bahkan disalahartikan. Bersikap positif tidak berarti kita dapat melakukan segalanya dan apapun yang kita inginkan pasti tercapai, sementara kita sama sekali mengabaikan kenyataan yang ada. Tidak, Anda harus memiliki cara pandang yang sehat dan positif terhadap segala sesuatu. Lihat tetap pada hal-hal yang terbaik dari diri orang lain dan keadaan yang ada namun dengan tetap mempertimbangkan fakta-fakta yang ada.

Sikap positif tidak membuat segalanya mungkin. Sebagai contoh, sikap positif saya tetap tidak akan membuat saya dapat bernyanyi seperti Pavarotti. Hanya dengan sebuah sikap positif tidak akan membuat segalanya terjadi begitu saja, walaupun tentunya Anda akan mampu melakukan apa pun secara lebih baik jika memiliki sikap positif dibanding jika Anda bersikap negatif. Meski sikap positif bukan segalanya, sebuah sikap positif tetap sangat diperlukan jika kita ingin mendapatkan yang terbaik dalam hidup. Sikap dapat mempengaruhi keberhasilan ataupun kegagalan kita. Sikap juga dapat menjadi penentu apakah hidup kita akan terus berkembang dan maju untuk menjadi lebih baik atau sama sekali tidak ada kemajuan.

Anda tidak dapat mengendalikan cuaca. Kita tidak dapat mengendalikan apa yang terjadi hari ini dan kita dapat mempengaruhi apa yang akan terjadi esok hari. Apa yang akan terjadi tetap terjadi. Cuaca yang sama akan membuat orang berbahagia, sementara yang lainnya sedih. Ketika hari-hari sedang bersalju dan jalanan tertutup salju, anak-anak malah senang sementara orang tua yang harus cuti dari tempat kerja dan mengurus anak-anaknya, tidak senang. Hujan adalah hal yang ditunggu-tunggu para petani untuk tanamannya dan membuat pengairan lebih lancar. Hari yang panas adalah saat yang tepat bagi orang yang menyukai piknik, tetapi menyusahkan untuk orang yang harus bekerja di ladang. Cuaca sendiri dapat baik dan dapat buruk. Kehidupan mirip dengan alam dengan cuaca yang bagus yang sering diganggu oleh badai dengan berbagai intensitasnya. Semua itu terserah kita. Itu tergantung pada keputusan kita bagaimana kita menyikapi dan menjalani badai yang terjadi dalam hidup kita. Apakah itu membuat kita lebih kuat atau malah membuat kita menjadi lemah dan lembek ketika badai selanjutnya muncul?