SELF CONCEPT FOR SUCCESS

3 komponen Self Concept:
1. Self Ideal
Adalah sosok yang paling kita inginkan terwujud dalam hidup kita. Mungkin ada figur yang kita kagumi dan kita ingin menjadi seperti figur tersebut ataupun figur yang terbentuk di imajinasi kita. Dalam self ideal inilah terangkum semua impian, harapan, keinginan hati kita untuk menjadi seperti apa atau siapa. Ini akan jadi penuntun perilaku kita.

2. Self Image
Adalah bagaimana cara kita memandang diri kita sendiri dan apa yang kita rasakan mengenai diri kita. Seringkali bagian ini juga disebut "inner mirror" / cermin diri. Seluruh perilaku yang terjadi diluar diri kita selalu konsisten dengan gambaran yang terdapat didalam diri kita.

3. Self Esteem
Adalah seberapa besar kita menyukai dan menghormati diri kita sendiri serta menilai diri kita berharga atau penting. Tingkat self esteem kita akan menentukan kualitas hubungan kita dengan orang lain dan juga prestasi.

Konsep diri yang salah akan menjadi mental blok yang menghalangi kita untuk maksimal dan meraih prestasi. Karena bagaimana kita memandang diri kita dan apa yang kita rasakan mengenai diri kita akan sangat menentukan apa yang dapat kita capai dalam hidup ini. Kita akan cenderung bersikap, bertindak, berkata, bereaksi sesuai dengan gambaran diri yang terbentuk dipikiran kita. Kalau kita memandang diri kita lemah, buruk, jelek, tidak bisa apa-apa, tidak punya apa-apa, jangan heran kalau kita akan mendapatkan kehidupan seperti itu. Banyak orang sering merasa minder, tidak berharga, tidak layak, tidak berguna, tidak mampu akhirnya mereka tidak pernah mengalami kemajuan dan terus dibatasi dalam gambaran diri yang salah. Cara pandang diri yang salah akan membuat kita kehilangan kesempatan meraih hal-hal besar karena ini yang akan menjadi penghalang utama. Jangan izinkan label-label negatif yang dipasang orang lain mempengaruhi hidup kita.

Sejarah mencatat orang-orang yang terkenal dan berhasil di dunia pun adalah sebagian besar punya banyak kelemahan dan keterbatasan tapi mereka berhasil melampaui keterbatasan:
Franklin Roosevelt (polio), Bethoven (tuli, gurunya berkata komposer tidak ada harapan), Shakespeare (lumpuh), Thomas Edison (gagal disekolah, gurunya berkata tidak ada minat belajar, pemimpi, kosentrasi terpecah), Einstein (dikatakan bolot, tidak suka bergaul, tukang khayal), Charles Darwin (dianggap semua gurunya mempunyai IQ rendah), Henry Ford (gagal dalam bisnis dan bangkrut 5 kali), Walt Disney (pernah dipecat seorang redaktur surat kabar karena kekurangan ide), Akio Morita (pendiri SONY corporation adalah murid yang bodoh, ia menempati peringkat terakhir dari 180 murid dikelas ilmu pastinya).

Mereka ini menolak untuk dibatasi oleh keadaan, faktor fisik, usia, kata orang. Oleh karenanya mulailah pandang diri kita dengan benar sebagai orang yang sukses, berhasil, berguna, sukai diri kita, rasa nyamanlah dengan diri kita sendiri. Ucapkan hal-hal yang positif mengenai diri kita dan mulai pasang label yang baru secara positif.